Polisi Gebrek Komplotan Begal Dengan Membacaok Korban

Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menciduk pelaku begal sadis yang kerap beraksi di wilayah Jakarta Timur. Penangkapan ini dilakukan pada Senin 21 November 2016 lalu.

Kasubdit Resmob Plda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto mengtakan bahwa penangkapan bermula ketika anak buahnya mendapatkan laporan bandar togel tentang adanya 2 korban begal di Cipayung Jakarta Timur pada Minggu dini hari. Dua orang yang menjadi korban adalah bernama Imam Masyuri berusia 20 tahun dengan luka bacok di punggung sedangkan korban yang lainnya bernama Rendi Hermawan berusia 17 tahun tewas seketika di lokasi kejadian.
polisi-gebrek-komplotan-begal-dengan-membacaok-korban
“Kami periksai rekaman CCTV yang ada disekitar lokasi. Kemudian kami melakukan analisis ciri-ciri pelaku sebelum kami lakukan togel online pengembangkan pelaku,” kata Budi di Polda Metro Jaya pada Minggu 27 November.

Budi mengatakan bawha sleian memeriksa CCTV, polisi juga menggali sebanyak mungkin keterangan dari Imam Masyuri yang mengalami luka bacok serta tidak lupa memastikan ciri-ciri pelaku. Dari berbagai analisis tersebut, Budi menjelaskan bahwa pihak kepolisian akhirnya dapat mencokok BA alias B bin N yang berusia 17 tahun.

“Kami melakukan pengakapan di daerah Ciracas. Pelaku telah mengetahui bahwa sedang diburu petugas sehingga yang bersangkutan bersembunyi di daerah Ciracas,” lanjut AKBP Budi. Menurut Budi, pelaku membacok Imam dibagian punggung sebanyak 1 kali dengan menggunakan celurit.

Dari keterangan B, polisi mendapatkan titik terang mengenai pelaku lainnya yang terkait dengan aksi begal terhadap Imam dan Rendi. Terdapat pelaku lainnya yaitu Revi alias Buluk dan Madon yang diketahui membacok Rendi.

Polisi juga mengidentifikasi plekau lain yaitu Ario, SUkun dan TOnjol yang telah melakuakn pembacokan terhadap Imam. Sementara itu Tersangka lainnya bernama Anoy, Usman, Muklis, Memet dan Idris tengah diburu karena melakukan perusakan terhadap motor korban.

“Para tersangka saat ini masih ada yang dalam pengejaran petugas,” kata Budi. Sedangkan untuk tersangka yang telah http://www.teman4d.com di tangkap akan dijerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.