Anak SD Berhasil Gagalkan Penjambretan

Aksi berani dari anak SD yang bernama Ray Putra Ganda, 12 harus dicontoh dan diacungi jempol. Hal ini dikarenakan agen Sbobet pelajar yang masih duduk di SD kelas 6 tersebut dengan berani menggagalkan aksi penjambretan yang dilakukan oleh 2 orang ABG.

Kedua pelaku tersebut bernama AF dan AS yang masing-masing berusia 17 tahun. Kedua pelaku tinggal merupakan warga dari Kelurahan Sukaraya, Kecamatan Baturaja TImur, OKU. Aksi heroik tersebut terjadi pada hari Selasa pukul 13.00 WIB. Ketika itu Ray Putra Ganda sedang bermain HP tidak jauh dari rumhanya di Jl. Padat Karya Kecamatan Baturaja Timur. Tiba-tiba kedua pelaku Sbobet Classic datang dengan mengendari sepeda motor Mio J. Salah satu pelaku pura-pura turun untuk bertanya alamat kepada korban.
Anak SD Berhasil Gagalkan Penjambretan
Karena tidak mengenal nama yang dicari oleh kedua pelaku, Ray mengatakan tidak tahu dan saat akan memasukan handphone nya ke dalam saku di celana, AF merebut HP tersebut. “Waktu mereka akan kabur dengan sepeda motor tersebut, saya menarik bagian belakang motornya,” kata korban di Mapolres OKU.

Karena mencoba menarik motor dari belakang, korban sempat terseret hingga beberapa meter sebelum akhirnya kedua pelaku jatuh dari motor yang mereka gunakan. Dalam kondisi terluka lecet di kaki kanan dan lutut kiri, Ray kemudian mengambil kembali ponselnya. Warga setempat yang melihat kejadian langsung menangkap kedua pelaku.

Para pelaku mengaku bahwa sebelum beraksi mereka telah memantau terlebih dahulu calon korbannya. “Baru kali ini menjambret. Akan tetapi kalau untuk mabil handphone di boks motor sudah pernah 2 kali,” kata AF yang baru saja putus sekolah dari salah satu SMA di OKU. Ketika beraksi kedua pelaku Sbobet casino juga saling membagi peran yaitu, AF sebagai eksekutor sedangkan AS sebagai orang yang mengendarai motor.

Kapolres OKU, AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP membenarkan bahwa penangkapan kedua pelaku jambret oleh korbannya sendiri. Hal ini dikonfirmasi oleh Kasatreskrim AKP harmianto SH. Selain itu baik korban dan pelaku masih berada dibawah umur.